Jika petani lainnya masih menunggu hasil panen padi jagung serta kacang tanah berbeda halnya dengan Suyatno (48) petani dusun Sumber desa Girisuka Panggang. Ditemui di lahan miliknya di dusun Sumber desa Girisuka pinggir jalan raya Panggang- Yogya , Suyatno beserta 5 ibu ibu tenaga petik sedang sibuk memanen cabai (Capsicum annum) jenis cabai lahan satu hektar, sementara rata-rata luas penguasaan lahan usahatani padi kenyataannya hanya 0,37 ha, 0,32 ha untuk jagung dan 0,23 h a untuk kedele. gabah hampa, hasil per hektar, berat kering dan indeks panen. Data yang diperoleh kemudian dianalisis, dan untuk mengetahui pengaruh perlakuan dilakukan analisis keragaman atau uji F. Jika analisis kergaman menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan, maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 5%. Setelah memastikan bahwa tanaman telah kering, sebuah traktor yang menarik baler mengatur jerami menjadi koli yang beratnya 100 hingga 2800 pon (50 hingga 1300 kg). Total hasil rata-rata adalah 20-35 ton per hektar per tahun (didistribusikan dalam 5-6 potong). Hasil tertinggi (pertanian intensif) dapat melebihi 40 ton per hektar per tahun. Dari penanaman jagung di lahan seluas 1 hektare kabarnya bisa memperoleh hasil produksi jagung mencapai 10-12 ton. Namun demikian, jumlah panen yang luar biasa itu tentunya hanya bisa diperoleh dengan berbagai perlakuan khusus terhadap tanaman dan juga lahan jagung. Petani di Indonesia rata-rata mampu memanen sekitar 5-6 juta ton saja per Jika dikonversikan menjadi beras, maka produksi beras pada 2021 mencapai 31,36 juta ton. Produksi beras 2021 sebesar 31,36 juta ton ini diperkirakan surplus 1,33 juta ton dibandingkan perkiraan kebutuhan konsumsi setahun sebesar 30,03 juta ton. Badan Pusat Statistik (BPS), memprediksi terdapat peningkatan luas panen padi periode Januari-April 2022. .

rata rata hasil panen padi per hektar